materi kuliah

Monday, 21 May 2012

SISTEM EKONOMI INDONESIA


SISTEM EKONOMI INDONESIA

1.       Sistem

Sistem adalah suatu organisasi besar yang menjalin berbagai subyek dan obyek serta perangkat kelembagaan dalam suatu tatanan tertentu.

Subyek dan obyek:

·   Sistem kemayaraatan: orang atau masyarakat
·   Sistem kehidupan/lingkungan: makluk hidup dan benda alam
·   Sistem peralatan: barang/alat
·   Sistem informasi: data, catatan, dan fakta

Perangkat kelembagaan: lembaga/wadah subyek melakukan hubungan, cara dan mekanisme yang menjalin hubungan
Tatanan/kaidah: norma/peraturan yang mengatur hubungan subyek/obyek agar berjalan serasi.

2.       Sistem ekonomi dan politik
Dumairy (1996), sistem ekonomi adalah sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.

Sistem ekonomi:

·   Subyek/obyek: manusia (subyke) dan barang ekonomi (obyek)
·   Perangkat kelembagaan: lembaga ekonomi formal dan non formal dan cara serta mekanisme hubungan
·   Tatanan: hukum dan peraturan perekonomian

Sheridan (1998), economic system refers to the way people perform economic activities in their search for personal happiness.

Sanusi (2000) sistem ekonomi merupakan suatu organisasi yang terdiri dari sejumlah lembaga/pranata (ekonomi, sosial dan ide) yang saling mempengaruhi yang ditujukan ke arah pemecahan masalah pokok setiap perekonomian... produksi, distribusi, konsumsi.

Sanusi (2000), perbedaan antar sistem ekonomi dilihat dari ciri:

a)    Kebebasan konsumen dalam memilih barang dan jasa yang dibutuhkan
b)    Kebebasan masyarakat memilih lapangan kerja
c)    Pengaturan pemilihan/pemakaian alat produksi
d)    Pemilihan usaha yang dimanifestasikan dalam tanggungjawab manajer
e)    Pengaturan atas keuntungan usaha yang diperoleh
f)      Pengaturan motivasi usaha
g)    Pembentukan harga barang konsumsi dan produksi
h)    Penentuan pertumbuhan ekonomi
i)      Pengendalian stabilitas ekonomi
j)      Pengambilan keputusan
k)    Pelaksanaan pemerataan kesejahteraan


Benang merah hubungan sistem ekonomi dan sistem politik
KUTUB A
KONTEKS
KUTUB Z
Liberalisme
Ideoligi politik
Komunisme (menghapus hak perorangan)
Demokrasi
Rejim pemerintahan
Otokrasi  atau otoriter (kekuasaan tak terbatas)
Egaliterisme (Berderajad sama)
Penyelenggaraan kenegaraan
Etatitsme (Lebih mementingkan negara)
Desentralisme
Struktur birokrasi
Sentralisme
Kapitalisme
Ideologi ekonomi
Sosialisme
Mekanisme pasar
Pengelolaan ekonomi
Perencanaan terpusat

Perbedaan sistem ekonomi suatu negara dapat ditinjau dari beberapa sudut:

·   Sistem kepemilikan sumber daya atau faktor-faktor produksi
·   Keleluasaan masyarakat untuk berkompetisi dan menerima imbalan atas prestasi kerja
·   Kadar peranan pemerintah dalam mengatur, mengarahkan dan merencanakan kehidupan bisnis dan perekonomian pada umumnya







3.       Kapitalisme dan Sosialisme

Sistem Ekonomi yang esktrim:

(a) Sistem ekonomi kapitalis

·         Pengakuan terhadap kepemilikan individu terhadap sumber ekonomi
·         Kompetisi antar individu dalam memenihi kebutuhan hidup dan persaingan antar badan usaha untuk mengejar keuntungan
·         Tidak batasan bagi individu dalam menerima imbalan atas prestasi kerjanya
·         Campur tangan pemerintah sangat minim
·         Mekanisme pasar akan menyelesaikan persoalan ekonomi
·         USA

 (b) Sistem ekonomi sosialis

·         Kepemilikan oleh negara terhadap sumber ekonomi
·         Penekanan terhadap kebersamaan dalam menjalankan dan memajukan perekonomian
·         Imbalan yang diterima oleh individu berdasarkan kebutuhan, bukan prestasi kerja
·         Campur tangan pemerintah sangat tinggi
·         Persoalan ekonomi harus dikendalikan oleh pemerintah pusat
·         USSR

(c) Sistem ekonomi campuran

·         Kepemilikan oleh individu terhadap sumber ekonomi diakui negara
·         Kompetisi antar individu dalam memenihi kebutuhan hidup dan persaingan antar badan usaha untuk mengejar keuntungan
·         Imbalan yang diterima oleh individu berdasarkan kebutuhan, bukan prestasi kerja
·         Campur tangan pemerintah hanya untuk bidang tertentu seperti bidang yang diperlukan oleh seluruh masyarakat (listrik dan air)
·         Mekanisme pasar akan menyelesaikan persoalan ekonomi dengan beberapa hal perlu adanya campur tangan pemerintah

4.       Persaingan terkendali

Untuk mengetahui sistem ekonomi yang dianut oleh suatu negara, maka perlu dianalisis kandungan faktor-faktor tersebut diatas.

Sistem ekonomi Indonesia (sistem persaingan terkendali);

·         Bukan kapitalis dan bukan sosialis. Indoensia mengakui kepemilikan individu terhadap sumber ekonomi, kecuali sumber ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara sesuai dengan UUD 45.
·         Pengakuan terhadap kompetisi antar individu dalam meningkatkan taraf hidup dan antar badan usaha untuk mencari keuntungan, tapi pemerintah juga mengatur bidang pendidikan, ketenagakerjaan, persaingan, dan membuka prioritas usaha.
·         Pengakuan terhadap penerimaan imbalan oleh individu  atas prestasi kerja dan badan usaha dalam mencari keuntungan. Pemerintah mengatur upah kerja minimum dan hukum perburuhan.
·         Pengelolaan ekonomi tidak sepenuhnya percaya kepada pasar. Pemerintah juga bermain dalam perekonomian melalui BUMN dan BUMD serta departemen teknis untuk membantu meningkatkan kemampuan wirausahawan (UKM) dan membantu permodalan.


5.       Kadar Kapitalisme dan Sosialisme

Unsur kapitalisme dan sosialisme yang ada dalam sistem ekonomi Indonesia dapat dilihat dari sudut berikut ini:

(a) Pendekatan faktual struktural yakni menelaah peranan pemerintah dalam perekonomian

Pendekatan untuk mengukur kadar campur tangan pemerintah menggunakan kesamaan Agregat Keynesian.

Y = C + I + G + (X-M)
Y adalah pendatan nasional.

Berdasarkan humus tersebut dapat dilihat peranan pemerintah melalui variable G (pengeluaran pemerintah) dan I (investasi yang dilakukan oleh pemerintah) serta (X-M) yang dilakukan oleh pemerintah.

Pengukuran kadar pemerintah juga dapat dilihat dari peranan pemerintah secara sektoral terutama dalam pengaturan bisnis dan penentuan harga. Pemerintah hampir mengatur bisnis dan harga untuk setiap sector usaha.

(b) Pendekatan sejarah yakni menelusuri pengorganisasian perekonomian Indoensia dari waktu ke waktu.

Berdasarkan sejarah, Indonesia dalam pengeloaan ekonomi tidak pernah terlalu berat kepada kapitalisme atau sosialisme.

Percobaan  untuk mengikuti sistem kapitalis yang dilakukan oleh berbagai kabinet menghasilkan keterpurukan ekonomi hinggá akhir tahun 1959.

Percobaan  untuk mengikuti sistem sosialis yang dilakukan oleh Presiden I menghasilkan keterpurukan ekonomi hiinggá akhir tahun 1965.



















Sunday, 20 May 2012

PENGANTAR MANAJEMEN PUBLIK


PENGANTAR MANAJEMEN PUBLIK
Selasa, 27 September 2011
Secara khusus manajemen publik menubjuk pada :
1. Manajemen Instansi Pemerintah (Eksekutif)
Fungsi Eksekutif                               : Pelaksana/ Eksekutor
Fungsi Legislatif                                : Legislasi(Membuat Kebijakan), Monitoring(Memonitor Eks), Budgeting
Fungsi Yudikatif                                :
                Prinsip Manajemen :
Ø  Planing, perencanaan
Ø  Organising, pihak2 yg terkait
Ø  Staffing, SDM
Ø  Directing, mengarahkan
Ø  Controling/ Coordinating, pengkoordinasian
Ø  Reporting, laporan
Ø  Budgeting, pendanaan

2. Manajemen Publik = Keahlian Teknik Manajerial
POSDCRB dibarengi analisa SWOT
Good Governance (efektif, efisien, rule of law, akuntabel, forecasting, transparan)
Masa Reses = Masa, dmn anggota DPR kembali ke daerah pemilihannya untuk mengetahui situasi (aspirasi2/ masalah2) di daerahnya tsb.

3. Manajemen Publik = Studi Aspek2 Umum Organisasi
Politisi = Dipilih lwt pemilu, tidak ada jenjang karir.
Birokrat = Lewat pengrekrutan, memiliki jenjang karir.

4. Manajemen Publik = Cara mengimplementasikan Kebijakan Publik
Siklus Kebijakan Publik

Pembuatan/
                                                                                         Penetapan                             Eksekutif
                                       Legislatif
                                                                                                                                           Implementasi
                                                                                                              (manajemen publik dijalankan)
                               Formulasi
                            (Perumusan)
                                                                                                                                          Evaluasi
                                                                              Agenda seting
                                                                               (Masyarakat)
                                                                           Aspirasi/ Masalah
Manajemen Publik = Sistem Otak dan Saraf ( Proses menggerakan SDM & non manusia sesuai perintah kebijakan publik/ ide & konsep )
Kebijakan Publik = Proses Implementasi ( Bagaimana Menjalankannya )

Sabtu, 4 Oktober 2011
Fungsi Manajemen Publik :
·         Fungsi Manajemen Kebijakan
·         Fungsi Manajemen SDM
·         Fungsi Manajemen Keuangan
·         Fungsi Manajemen Informasi
·         Fungsi Manajemen Hubungan Luar
Manajemen Kebijakan :
·         Manajemen Perencanaan
·         Mnajemen Strategis
·         Manajemen Konflik
·         Manajemen Perubahan

Senin, 31 Oktober 2011
Manajemen Perencanaan
                                                              Perencanaan Global
         Perencanaan
                                                        Perencanaan Strategis

                                                               Manajemen Strategis
                                                                                              Manajemen Konflik
                                                               Manajemen Perubahan
Manajemen Perencanaan
Ø  Memberi jawaban atas pertanyaan : - Apa (what), Siapa (who), Kapan (when), Di mana (where), dan Bagaimana (how)
Ø  Fungsi seorang manajer yg berhubungan dgn pemilihan dari sekumpulan kegiatan2 dan pemutusan tujuan2, kebijaksanaan2, serta program2 yg dilakukan.

Unsur2 Perencanaan :
1. Tindakan apa yg harus dilakukan
2. Apa sebabnya tindakan tsb hrs dilakukan
3. Di mana tindakan tsb dilakukan
4. Kapan tindakan tsb dilakukan
5. Siapa yg melakukan tindakan tsb
6. Bagaimana cara melaksanakan tindakan tsb

1. PERENCANAAN
·         Menciptakan kebijakan, tujuan, standard.
·         Mengembangkan aturan dan prosedur.
·         Mengembangkan rencana.
·         Melakukan ramalan (prediksi, forecasting)
·         Menganalisis lingkungan
·         Mengevaluasi efektivitas proses perencanaan
2. SIFAT RENCANA YG BAIK
·         Pemakaian kata2 yg sederhana dan jelas
·         Fleksibel
·         Stabilitas
·         Ada dlm perkembangan
·         Meliputi seluruh tindakan yg dibutuhkan
3. PROSES PEMBUATAN RENCANA
·         Menetapkan tugas dan tujuan
·         Observasi & analisa
·         Mengadakan kemungkinan2
·         Membuat sintesa

Rabu, 2 November 2011

Manajemen Strategis = Untuk bertahan dlm jangka waktu yg panjang
Perencanaan Strategis (Memberi acuan untuk mencapai tujuan)
1. Adanya kebutuhan
2. Analisa SWOT = kebutuhan stakeholder(yg terkait)
    Analisa Internal = SDM, organisasi, fisik (alat pendukung/ infrastruktur)
    Analisa Eksternal = lingkungan, partner
3. Formulasi Strategi (visi dan misi organisasi)
·         Prinsip Organisasi
·         Strategi Korporasi
·         Strategi Fungsional (keputusan organisasi)
·         Kebijakan Fungsional


4. Implementasi Strategi
·         Kepemimpinan
·         Struktur
·         Budaya Organisasi
·         Program
·         Anggaran
5. Pengendalian Strategis
ü  Kinerja

BIROKRASI = Organisasi Pelaksana Kebijakan
1. Gaetano Mosca :
·         Penguasa(birokrasi)
·         Yang dikuasai(rakyat)
2. Marx Weber :
·         Sistematis(bekerja berdasarkan sistem)
·         Koordinasi(atasan dgn bawahan)
·         Pembagian kerja
·         Spesialisasi
·         Berdasarkan aturan/ SOP
3. Machiaveli :
·         Penguasa (mempertahankan kekuasaan, menghalalkan segala cara)
·         Bentuk pemerintahan, diktator & otoriter
4. Hegel :
·         Suprastruktur(negara), DPR, MPR
·         Infrastruktur, birokrasi, parpol, LSM
·         Masyarakat
Menyampaikan aspirasi/ tuntutan masyarakat ke negara, menyampaikan kebijakan2 yg telah dibuat pemerintah kpd rakyat.
5. Karl Mark :
·         Penindas (birokrasi)
·         Yg ditindas (masyarakat)
3 Paradigma Birokrasi :
1. Old Public Management (1970-1980)
ü  Acuannya Marx Weber
ü  Vertikal (yg banyak menentukan kebijakan adlah penguasa)
ü  Struktur gemuk
ü  Tertutup (yg menjalankan kebijakan adlh pemerintah itu sendiri) = KELEMAHAN
ü  Masyarakat menjadi “pelayan” birokrasi.
2. New Public Management (1980-1990)
ü  Horizontal (melibatkan bawahan untuk menyusun kebijakan)
ü  Struktur Ramping ( miskin struktur, kaya fungsi )
ü  Terbuka, tetapi hanya pasar & swsta yg diajak = KELEMAHAN
ü  Customer (masyarakat)
ü  Desentralistik
3. New Public Service (2000- sekarang)
ü  Horizontal
ü  Struktur ramping
ü  Terbuka (multipartner), masyarakar, LSM, ormas
ü  Birokrasi menjadi “pelayan” masyarakat
ü  Desentralistik
ü  Pemerintah menjadi sentralistik
ü  Birokrat tidak kreatif = KELEMAHAN